prabandari :
sentuh jantungku disetiap detak nadimu
bersama pelukan doa dan mantera
memukau dinding relung jiwaku
mengukir candi ragamu,
penuh keabadian menuai asa
dipori pori kesejukan langkahmu
memelukku dihari-hari berikut
setelah dini hari tertepis
kehangatan mentari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar